Servis Sendiri Tanpa Montir untuk Permasalahan Mobil Sederhana Berikut Ini!

Pemilik mobil tentu wajib tahu cara merawat mobil kesayangannya. Hal ini lantaran dengan tahu cara perawatan mobil, maka kendaraan Anda akan bisa lebih terjaga dan performanya selalu bisa stabil. Pada umumnya, para pemilik mobil ini tidak mau susah payah dalam merawat mobilnya sendiri sehingga mengandalkan montir dalam keseluruhan perawatannya. Namun terkadang ada kondisi dimana kerusakan itu sebetulnya hanya rusak sederhana. Dengan pengetahuan dasar saja, Anda sudah akan bisa memperbaikinya sehingga bisa hemat biaya untuk bayar montir.

Berikut ini beberapa permasalahan mudah yang kerap dialami mobil dan bisa Anda perbaiki sendiri:

  • Ganti ban sendiri

Salah satu teknik dalam hal servis mobil sederhana adalah untuk mengganti ban sendiri. Perlengkapannya pun sebetulnya sederhana saja mulai dari kunci roda, dongkrak dan ban cadangan. Biasanya kerusakan ban ini adalah karena daya cengkram pada ban sudah berkurang atau bisa juga karena alasan kerusakan saat di jalan. Cobalah berusaha sedikit dengan mencoba mengganti ban dengan perlengkapan sederhana itu.

  • Radio mati

Terkadang ada kondisi dimana radio mobil mati mendadak. Tentunya hal ini akan membuat mobil kekurangan hiburan. Oleh karena itu segera perbaiki radio mobil Anda. Anda bisa coba dengan cek fuse pada mobil. Caranya pun mudah. Anda butuh fuse cadangan, tang dan buku manual mobil. Jika sudah menemukan letak fuse box, segera langsung ganti dengan fuse cadangan Anda.

  • Ganti oli mesin

Mengganti oli mesin tentu perlu dilakukan dengan rutin. Anda bisa menggantinya tiap 5.000 km. Dibanding menyerahkan pada montir, Anda juga bisa melakukan penggantian sendiri. Caranya adalah dengan mengangkat mobil memakai dongkrak sehingga akses ke mobil lebih mudah. Kuras oli hingga bersih dan ganti dengan oli yang baru.

  • Cek aki

Aki memiliki peran sebagai baterai pada mobil. Untuk itu, pastikan agar performa aki itu sendiri selalu terjaga kondisinya. Cek aki secara rutin apakah air elektrolitnya masih atau tidak. Hal ini lantaran air di baterai menguap perlahan di setiap saat. Oleh karena itu jangan heran apabila air baterai berkurang atau bahkan kosong.

  • Cek radiator

Air radiator juga kerapkali habis tanpa disadari karena pemilik mobil jarang mengeceknya. Perawatan radiator ini sendiri bisa dilakukan dengan mengganti air radiatornya tiap 20.000 km. Anda bisa mendapatkan air radiator ini di toko terdekat.

Itulah beberapa permasalahan sederhana pada mobil yang sebetulnya bisa diusahakan sendiri. Menyerahkan pada montir memang tidak mengapa, namun jika bisa dikerjakan sendiri tentu hal ini akan lebih menyenangkan. Anda pun bisa lebih hemat dalam pengeluaran uang karena uang untuk bayar montir bisa digunakan untuk ditabung atau keperluan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *